Ikan Guppy pernah TK? Atau Homescholing, ko dia bisa berhitung sih.

Ikan guppy mungkin tidak terlihat seperti ikan terpintar di sekolah, tetapi penelitian yang dilakukan oleh Associate Professor petensi Brown, dari Departemen Ilmu Biologi di Macquarie University, dan rekan dari University of Padova, telah menunjukkan bahwa mereka jauh lebih pintar dari kita pikir. Penelitian mereka, yang diterbitkan dalam Frontiers di Perilaku Neuroscience, meneliti kemampuan guppy untuk menghitung.

"Kami menemukan bahwa guppy yang sangat kuat lateralised otak yang lebih baik pada menghitung daripada mereka yang memiliki otak non-lateralised," kata Profesor Brown.

Para ilmuwan telah sering bertanya-tanya mengapa manusia dan hewan lainnya mempunyai otak yang berbeda, di mana kedua bagian otak mereka melaksanakan fungsi yang berbeda. Pada manusia, misalnya, otak kiri sering dikaitkan dengan bahasa dan matematika, sedangkan belahan kanan lebih artistik. 

Satu teori menunjukkan bahwa memiliki otak sangat berbeda memungkinkan masing-masing belahan untuk menganalisis informasi secara terpisah. "Ini sedikit seperti memiliki prosesor dual di komputer," jelas Profesor Brown. "Jelas pengolahan informasi jauh lebih efisien dan lebih cepat jika dua prosesor independen dapat menganalisa dua sumber informasi yang berbeda secara bersamaan."

"Percobaan kami menunjukkan bahwa ikan dengan otak sangat lateralised bisa membedakan antara tiga berbanding empat objek, baik dalam konteks alam dan buatan, sedangkan orang-orang dengan otak  non-lateralised hanya bisa membedakan dua berbanding tiga."

Melacak dan membandingkan benda yang mengandung empat item tampaknya menjadi batas atas kebanyakan hewan; setelah hewan ini (termasuk manusia) beralih ke sistem alternatif yang bergantung  pada rasio ketika membandingkan benda. Metode yang terakhir ini lebih cepat tapi kurang akurat.

Ada banyak alasan mengapa hal ini mungkin penting bagi hewan untuk melacak benda-benda atau akurat membandingkan benda. "Bayangkan sebuah skenario di mana salah satu serigala menghadapi serigala yang lain dalam sengketa teritorial. Kawanan yang berjumlah sedikit akan kalah dan mundur. Hal ini juga berlaku untuk gruppy  ketika dihadapkan dengan guppy predator, harus memilih kawanan terbesar untuk bergabung karena ada keselamatan dalam angka, "kata Profesor Brown.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hewan dengan otak sangat lateral akan memiliki keuntungan dalam konteks ini dan juga mungkin menjelaskan mengapa hewan lain, seperti kita manusia, telah berevolusi.
Labels:

Post a Comment

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.